Sudah lama saya tidak mampir kemari untuk bercerita..
Bukan karena tidak ingin, tapi murni karena saya belum sempat.
Seharusnya setelah tidak lama bercerita saya datang dengan cerita bahagia
Tapi rasanya masih belum bisa,
Karena pagi ini saya merasa sedikit lebih penat
Saya tahu saya telah melanggar janji saya kepada Nya
Janji yang terucapkan ketika saya harus berbaring lemah selama tiga minggu di rumah
Janji yang membuat saya sadar bahwa saya masih terlalu naif dalam menjalani kehidupan
Janji yang mungkin membuat saya yakin bahwa saya terlalu antusias tanpa melihat kemampuan
Janji yang terucap tulus
Janji untuk tidak pernah mengeluh lagi
Janji untuk tidak pernah melihat kebelakang lagi
Janji untuk mensyukuri tiap detik kehidupan saya..
Maukah Engkau menerima maaf saya ini?
Maaf karena pagi ini saya mengeluh kenapa dia masih belum bisa mengerti mana yang prioritas mana yang bukan,
Maaf karena saya telah mengintip kebelakang dan berkata "seharusnya saya tidak melakukan itu"
Maaf karena ketika mata saya terbuka pagi ini saya masih menyimpan sedikit kesal dalam hati saya dari tadi malam
Maaf karena sempat terlintas (lagi) di pikiran kenapa saya yang harus melalui semua ini
Maaf karena selalu bertanya "kapan ya Tuhan saya bisa menggendong bayi seperti dia?"
Maaf karena saya belum bisa menepati janji saya sepenuhnya, tapi percaya deh saya sangat berusaha dengan keras
Maaf karena sepertinya masih akan banyak maaf yang saya ucapkan...
Will You forgive me Lord...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment